Senang sekali akhirnya saya menemukan blog komunitas PCLinuxOS. Masih baru sih, tapi lumayan buat mengumpulkan komunitas sesama pengguna PCLinuxOS. Nah berhubung sama si pemilik blog tersebut didedikasikan buat komunitas (baca: yang nulis bisa rame-rame), maka saya mencoba untuk memberikan tulisan saya di web tersebut.
Tulisan saya memang berorientasi desktop, jadi saya tidak memberikan tulisan mengenai proggraming atau pun yang sejenisnya (karena memang tidak bisa
). Posting pertama saya untuk situs tersebut juga bisa dibaca di blog personal saya ini.
Oke, bagi pengguna PCLinuxOS yang memiliki keinginan untuk belajar dan membantu perkembangan opensource di Indonesia, silahkan join ke blog tersebut.
Satu lagi bukti kehebatan dari linux, terutama PCLinuxOS. Kali ini hasil remaster dari anak bangsa sendiri. Distro turunan dari PCLinuxOS yang oleh si empunya diberi nama PCLinux merupakan OS full 3D yang begitu luar biasa. Banyak kehebatan yang bisa di dapat dari distro tersebut. Silahkan cek kehebatannya di web atau blognya.
Jangan ragu lagi, saatnya migrasi ke Linux
Sebenarnya tulisan ini adalah kelanjutan dari tulisan tulisan terdahulu mengenai downlot video di internet. Kali ini saya akan memberikan tips (yang mungkin sudah banyak tahu) mengenai downlot video seperti youtube, myspace dan lain-lain dengan menggunakan firefox. Oke, langkah-langkahnya adalah :
1.Pastikan anda menggunakan firefox sebagai browser.
2.Install plugin download helper.
3.Setelah terinstall, restart firefox anda.
4.Nah setelah restart, seharusnya terdapat icon di sebelah kanan dari kolom yang biasa digunakan untuk menulis url (icon bergambar tiga bulatan).
Sore kemaren aku ke kampus, biasa nyari akses internet gratisan di kampus
Tiba-tiba secara mengejutkan datanglah seorang teman yang langsung nyerocos tentang bagaimana bingungnya dia harus menginstall ulang sistem di laptopnya (lagi). Wah kok bisa gitu ya???
Kata temenku “wah aku tadi nginstall ulang OS ku, ribet banget, bla..bla..bla..” (dipersingkat supaya tidak membuat postingan terlalu panjang). Kemudian terjadilah tanya jawab singkat. Ternyata OS yang dia pakai mengharuskan install ulang secara berkala (lho?). Menurutnya, karena sering menginstall dan menghapus program maka registrynya jadi kotor, dan itu berpengaruh terhadap kinerja dari laptopnya.
Ooo ternyata ada juga ya yang seperti itu? untung saya ga pake OS yang temen saya pake itu.
Seperti yang telah saya rencanakan dalam tulisan terdahulu, saya akan mencoba membahas aplikasi-aplikasi Linux, dalam artian hanya sebatas pada aplikasi yang pernah atau sedang saya pakai. Dan apa yang saya bahas juga hanya berdasar pengalaman semata. Jadi jika ada yang kurang, mohon dimaklumi dan kalau bisa anda ikut nimbrung juga, biar terlihat lebih hot.
Sebuah komputer baik itu PC atau Notebook terasa hambar jika tidak ada fitur hiburan atau multimedia. Di Windows kita kenal dengan Windows Media Player dan di Mac populer dengan iTunes. Kedua perangkat lunak tersebut adalah software bawaan dari Windows dan Mac. Di Linux kita kenal banyak macam software pemutar musik, dan yang akan saya bahas disini adalah Amarok.
Amarok merupakan sebuah software pemutar musik handal dan kaya akan fitur. Beberapa fitur-fitur yang sudah sempat saya jajal adalah sebagai berikut :
1. Tampilan yang user friendly
Yang ini mungkin agak sedikit subyektif, karena setiap software pasti punya user interface yang berbeda-beda, dan setiap pengguna harus belajar terlebih dahulu. Baik itu Windows Media Player ataupun iTunes. Menurut saya, tampilan Amarok benar-benar user friendly. Penataan menu-menu yang ‘mudah dijangkau’ oleh mata membantu kita untuk lebih cepat mengakrabi software ini.
2. Organisasi file musik yang rapi
Untuk yang ini, saya acungi dua jempol. Amarok menyediakan fasilitas pengorganisasian file-file musik yang begitu bagus. Kita hanya tinggal melakukan set awal (dan itu sangat mudah) di direktori mana kita menyimpan file musik dan Amarok akan melakukan scanning secara otomatis. Dan hebatnya, apabila kita memasukkan file-file musik baru dalam direktori tersebut, otomatis akan di update dan langsung terlihat di menu collection.
Selain itu, penggantian judul ID musik seperti lagu, artis, album dan lain sebagainya bisa dilakukan langsung dari Play List-nya tanpa menghentikan lagu. Info lagu juga ditampilkan secara lengkap oleh Amarok. Dari histroy (berapa kali lagu diputar, kapan lagu terakhir diputar), favorite track dan ranking secara otomatis akan di tampilkan.
3. Dukungan plugin yang banyak
Ingin tahu chord lagu-lagu favorit? gampang aja, tinggal downlot plugin buat guitar chord dari kde-look dan install di Amarok, maka secara otomatis kita bisa melihat chord lagu hanya dengan menekan klik kanan pada lagu yang kita mau, dan klik guitar chord. Sayangnya situs yang bekerjasama dengan Amarok masih terbatas pada lagu-lagu manca. Selain chord gitar, masih banyak lagi plugin-plugin menarik yang siap di pasang di Amarok untuk menambah fungsi-fungsi yang memudahkan dan memanjakan kita.
Continue Reading »
Beberapa hari yang lalu, saya baca postingan dari mas idiotz tentang wordpress blogging lewat hape. Nah tulisan ini saya buat menggunakan hape lho…(promosi). Buka aja m.wordpress.com lewat hape kamu dan, mak nyusssz. Mirip ama tampilan asli WP. Dengan begini blogging jadi anytime and anywhere.
Catatan: Saya pake PDAphone HP IPAQ 6365 dan browser IE
Wow, luar biasa! itulah yang saya rasakan dalam beberapa bulan ini berkelana dalam dunia blog. Saya benar-benar salut kepada para praktisi blog, mereka dengan sukarela membagi ilmu dan pengalaman melalui blog. Hal yang sangat susah di dapatkan di dunia nyata. Praktisi-praktisi blog seperti Mas Yodhia, Pak Budi Rahardjo, Kwik Kian Gie, Irfan Setiaputra dan yang lainnya memberi banyak ilmu dan pengalaman mereka secara ‘cuma-cuma’ kepada kita.
Fenomena blog yang positif menurut saya. Dan semangat seperti ini perlu dan sangat penting untuk kemajuan pola pikir di negara kita ini. Kesatuan dan persatuan masyarakat blog juga sudah terbukti. Sebagai contoh ketika ada blog yang mengatasnamakan anti indon muncul, tanpa di komando semuanya langsung memberi ‘flag’ pada blog itu.
Hmmm….memang inilah asyiknya nge-blog
Sebenarnya ini hanya cerita pengalaman pribadi saja, bisa saja berbeda dengan apa yang dialami orang lain. Lebih dari 6 bulan saya menggunakan Linux/GNU (selanjutnya ditulis Linux saja), tepatnya menggunakan PCLinuxOS (thanks to Papawoob). Dan apa yang saya alami benar-benar suatu pengalaman luar biasa, baik itu yang menyenangkan maupun yang menyebalkan. Baiklah saya ceritakan satu per satu.
Setelah sekian lama menanti akhirnya saya memiliki laptop sendiri
dan langsung saja saya install PCLinuxOS di dalamnya. Mengapa PCLinuxOS?bukan Ubuntu atau Mandriva? Alasan pertama, beberapa hardware laptop saya tidak suport Ubuntu (laptop saya Compaq Presario C300). Kedua, saya terbiasa dan cukup lama menggunakan Mandriva (yang saya install di komputer rumah, dan PCLinuxOS adalah turunan dari Mandriva). Yang ketiga, PCLinuxOS memberikan repo seperti Ubuntu secara cuma-cuma, berbeda dengan Mandriva yang harus menjadi anggota supaya bisa mengunduh software-software third party-nya. Dan untuk jadi anggota harus mengeluarkan kocek yang terlalu besar menurut ukuran kantong mahasiswa seperti saya
Jadilah PCLinuxOS sebagai ‘teman’ laptop saya. Dan petualangan pun dimulai.
Sebagai seorang yang suka teknologi dan memiliki rasa ingin tahu yang besar, linux sangat cocok dengan kepribadian saya, kreatif dan fleksibel
Saya bisa bebas menambah dan memodifikasi PCLinuxOS sesuai dengan kehendak hati. Dengan sedikit kustomisasi dan tambahan berbagai macam ‘karamba’ serta kooldock maka tampilan desktop menjadi terlihat cantik. Aroma beryl dengan 3D nya dibumbui dengan tema-tema yang beraneka warna membuat tampilan desktop terlihat woobly, tidak kaku (bisa dilihat di skrensut). Ruarrr biasa. Continue Reading »
Bagi yang masih meragukan kemampuan open source (baca:linux), di video dari YouTube ini akan menampilkan gambaran desktop Ubuntu dengan Vista, anda bisa memilih mana yang lebih bagus. Video yang berdurasi 4 menitan ini akan menggambarkan betapa megahnya Ubuntu dengan desktopya dan betapa ‘kakunya’ windows. Di akhir video ini juga akan menampilkan bagaimana om Bill yang sebenarnya mau pamer OS nya di depan banyak orang, tapi ada daya om Bill malah dibikin malu oleh OS buatannya sendiri itu. Check itu out!

